Kelahiran
dan anak gajah
Gestasi pada gajah biasanya berlangsung
selama dua tahun, dengan rentang waktu antar kelahiran antara empat hingga lima
tahun. Kelahiran biasanya berlangsung pada musim hujan.[112] Tinggi anak gajah yang baru
lahir adalah 85 cm (33 in), sementara beratnya kurang lebih
120 kg (260 lb).[107] Umumnya, dalam satu kehamilan
hanya satu anak gajah yang lahir, tetapi kadang-kadang lahir anak kembar.[113] Kehamilan gajah yang relatif
panjang disokong oleh lima korpus luteum (sementara pada kebanyakan
mamalia hanya ada satu) dan memberi lebih banyak waktu bagi fetus untuk
tumbuh, terutama otak dan belalainya.[113] Maka dari itu, gajah yang
baru lahir bersifat precocial dan
dapat berdiri, berjalan, dan mengikuti ibu dan keluarganya.[114] Anak gajah yang baru lahir
biasanya menjadi pusat perhatian anggota kelompok. Gajah dewasa dan sebagian
besar gajah muda lainnya akan berkumpul di dekat gajah yang baru lahir,
kemudian menyentuh dan membelainya dengan menggunakan belalai. Pada hari-hari
pertama, sang induk tidak memperbolehkan anggota kelompok lain mendekati
anaknya. Alloparenting –
yaitu ketika anak gajah diurus oleh gajah lain – terjadi pada beberapa
kelompok. Allomother biasanya berusia dua hingga dua belas tahun.[107] Ketika predator mendekat,
seluruh kelompok keluarga berkumpul dan menjaga anak gajah di tengah.[115]
Pada hari-hari pertama,
kaki gajah yang baru lahir masih goyah dan perlu dibantu oleh induknya. Gajah
yang baru lahir bergantung pada sentuhan, penciuman, dan pendengaran, karena
penglihatannya masih buruk. Kontrol terhadap belalai masih lemah, sehingga
belalai bergerak maju mundur dan akibatnya dapat tersandung. Pada minggu kedua,
anak gajah dapat berjalan lebih tegap dan kontrol terhadap belalai lebih kuat.
Setelah melewati bulan pertamanya, anak gajah dapat mengambil, memegang, dan
menempatkan benda di mulutnya, namun belum dapat menghisap air melalui
belalainya dan harus minum langsung dari mulutnya. Anak gajah juga masih
bergantung pada induknya dan tetap berada di dekatnya.[114]
Pada tiga bulan pertama,
asupan nutrisi gajah hanya berasal dari air susu induk. Setelah itu, gajah
mulai mencari tumbuh-tumbuhan dan dapat menggunakan belalainya untuk
mengumpulkan air. Pada saat yang sama, koordinasi mulut dan kaki membaik. Anak
gajah masih menyusu hingga berumur enam bulan, dan setelah itu mereka menjadi
lebih independen. Pada umur sembilan bulan, koordinasi mulut, belalai, dan kaki
sudah sempurna. Setelah setahun, kemampuan anak gajah untuk mengurus, minum dan
makan sendiri sudah berkembang sepenuhnya. Sang anak masih memerlukan nutrisi
dan perlindungan dari ibunya selama paling tidak satu tahun berikutnya.
Menyusui biasanya berlangsung selama 2-4 menit per jam untuk anak gajah yang
berusia lebih muda dari setahun, dan gajah masih menyusui hingga mencapai usia
tiga tahun atau lebih tua. Menyusui setelah umur dua tahun berperan dalam
mempertahankan tingkat pertumbuhan, keadaan tubuh, dan kemampuan reproduksi.[114] Terdapat perbedaan antara
permainan anak gajah jantan dan betina; betina berlari atau mengejar satu sama
lain, sementara jantan bermain-main dengan berkelahi. Gajah betina
mencapai kematangan seksual pada
umur sembilan tahun,[107] sementara gajah jantan pada
usia 14–15 tahun.[98] Jangka hidup gajah kurang
lebih 60–70 tahun.[64] Namun, Lin Wang,
seekor gajah asia di penangkaran, meninggal pada umur 86 tahun.[116]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar