Selasa, 19 Juli 2016

Fakta - Fakta tentang Gajah (12)

Sumber : Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

·         Gajah dan manusia
Gajah telah dijadikan hewan pekerja paling tidak semenjak masa Peradaban Lembah Indus[142] dan masih digunakan hingga masa modern. Pada tahun 2000, terdapat 13.000–16.500 gajah pekerja di Asia. Gajah-gajah tersebut biasanya ditangkap di alam bebas saat berumur 10–20 tahun, yang dapat dilatih dengan cepat dan mudah, serta mampu bekerja untuk waktu yang lebih lama.[143] Mereka biasanya ditangkap secara tradisional dengan menggunakan perangkap dan laso, tetapi semenjak tahun 1950 obat penenang telah digunakan.[144] Gajah asia lebih umum dijadikan hewan pekerja, tetapi di Afrika praktik tersebut juga dilakukan. Penjinakan gajah afrika diKongo Belgia dimulai berdasarkan dekret Leopold II dari Belgia pada abad ke-19, dan masih berlanjut hingga kini di Pusat Domestikasi Gajah Api.[145]

Gajah asia melakukan tugas seperti mengangkut beban ke wilayah terpencil, memindahkan kayu ke truk, membawa wisatawan di taman nasional, menarik gerobak, dan menjadi bagian dari proses religius.[143] Di Thailand utara, gaah digunakan untuk menelan biji kopi agar dapat menghasilkan kopi Gading Hitam.[146] Gajah lebih dihargai dari mesin karena dapat bekerja di perairan yang relatif dalam, memerlukan biaya perawatan yang relatif sedikit, hanya membutuhkan tumbuhan dan air, dan dapat dilatih untuk mengingat beberapa tugas. Gajah dapat dilatih untuk menanggapi lebih dari 30 perintah.[143] Namun, gajah yang sedang mengalami musth berbahaya dan dirantai hingga musth selesai.[147] Di India, banyak gajah yang mengalami penyiksaan. Maka dari itu, gajah dilindungi oleh Undang-Undang Pencegahan Kekejaman terhadap Binatang 1960.[148]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar