Berikut ini adalah beberapa
fakta menarik tentang Anaconda yang saya kumpulkan dari beberapa artikel
di google :


Anaconda adalah ular besar dari Amerika Selatan yang termasuk
keluarga (family) boa constrictor.
Anaconda merupakan ular terbesar dan paling kuat di dunia.
Anaconda termasuk dalam genus Eunectes yang dalam bahasa Latin berarti ‘perenang
yang baik’. Ular ini tidak berbisa dan memiliki berbagai warna seperti coklat,
hijau zaitun, kuning pucat, keabu-abuan coklat, dan memiliki bintik-bintik
besar oval berwarna hitam di punggungnya.
Anaconda merupakan penghuni sungai-sungai di Brazil dan Guinea dan
juga ditemukan di hutan hujan Amazon. Habitat anaconda adalah rawa-rawa dan
sungai-sungai tropis di Amerika Selatan. Sebelum sampai pada fakta mengenai
anaconda,
berikut adalah klasifikasi reptil raksasa ini:
- Kerajaan:
Animalia
- Filum:
Chordata
- Kelas:
Reptilia
- Ordo:
Squamata
- Subordo:
Serpentes
- Keluarga:
Boidae
- Genus:
Eunectes
- Spesies:
Eunectes deschauenseei, Eunectes notaeus, Eunectes beniensis, Eunectes
murinus
Berikut adalah fakta-fakta tentang ular terberat dan terpanjang di dunia ini:
- Meskipun asal nama anaconda tidak diketahui, sebagian orang percaya bahwa anaconda berasal dari Sinhala (bahasa Sri Lanka) ‘henakandeya’ yang berarti ‘sesuatu dengan tubuh besar’. Sebagian lain percaya anaconda diambil dari bahasa Tamil ‘anaikondran’ yang berarti ‘pembunuh gajah’.
- Anacondas juga dikenal di Amerika Selatan dengan nama lokal seperti matatoro (istilah bahasa Spanyol yang berarti ‘pembunuh banteng), serta yakumama dan sucuri.
- Dari empat jenis anaconda, yaitu anaconda berbintik gelap, anaconda kuning, anaconda hijau, dan anaconda Bolivia, anaconda terbesar yang pernah ditemukan adalah anaconda hijau.
- Anaconda hijau dewasa bisa mencapai berat hingga 227 kilogram dengan panjang 9 meter.
- Nama biologis dari anaconda hijau adalah Eunectes murinus, diambil dari kata Eunectes yang berarti ‘perenang yang baik’ dan murinus yang berarti ‘yang berburu tikus’.
- Makanan utama anaconda adalah tikus, katak, kura-kura, babi, rusa, dll. Anaconda membunuh mangsa dengan melilitnya hingga mati kemudian langsung menelannya utuh. Anaconda mencerna makanan dengan sangat lambat sehingga bisa bertahan tanpa makanan hingga satu tahun setelah memakan mangsa yang besar.
- Anaconda betina berukuran lebih besar dari yang jantan. Anaconda betina melahirkan anak (tidak bertelur). Anaconda betina bisa melahirkan sekitar 25 sampai 30 anak sekaligus.
- Karena rahang yang tidak memiliki ‘engsel’, anaconda bisa menelan hewan besar seperti jaguar. Anaconda bisa makan sampai 20 kilogram sehari. Sehabis memakan mangsa yang besar, anaconda mampu bertahan hidup tanpa makan selama beberapa minggu bahkan beberapa bulan.
- Sebagai perenang yang baik, anaconda lebih memilih tinggal di dekat air. Karena lubang hidung dan mata terletak di bagian atas kepala, anaconda berenang dengan semua tubuh terendam air sehingga sulit diketahui oleh mangsanya.
- Anacondas hampir tidak meninggalkan jejak saat bergerak di daratan. Mereka juga menghabiskan sebagian besar waktu di air. Hal ini membuat sulit bagi para ilmuwan untuk menemukannya dan melakukan penelitian.
- Induk Ular betina tidak pernah menjaga telur-telurnya, mereka akan membiarkan anak-anaknya keluar sendiri dari telurnya.
- Sebagian besar ular bereproduksi dengan cara bertelur, tapi ada beberapa jenis ular yang diketahui bisa melahirkan, diantaranya adalah ular kadut belang, ular pucuk dan ular bangkai laut.
- Ular memakan mangsanya bulat-bulat; artinya, tanpa dikunyah menjadi keping-keping yang lebih kecil. Gigi di mulut ular tidak memiliki fungsi untuk mengunyah, melainkan sekedar untuk memegang mangsanya agar tidak mudah terlepas.
- Jika se-ekor Anaconda mampu menelan satu ekor kambing sekaligus, tentu kita akan berpikir bahwa. Anaconda adalah tergolong ular raksasa. Tetapi baru baru ini ( Th 2008 lalu ) telah ditemukan fossil raksasa di tambang batubara di Colombia, Amerika Selatan. Para ahli Palaentologi ( Ilmu tentang hewan purba) berhasil memperkirakan panjang tubuh Anaconda tersebut adalah 43 kaki ( 14 meter ) dan beratnya 2.500 lbs atau 1250kg
- Berdasarkan penemuan tersebut para ahli menyimpulkan bahwa Ular Raksasa tersebut adalah Pemangsa buaya, atau Pemangsa Predator. Ukuran tubuh raksasa tersebut disebabkan suhu udara hutan Amazone ikut mendukungnya, yaitu sekitar 6 – 8 derajat di atas suhu tubuh Anaconda tersebut.
- Ular Pembunuh. Anaconda seperti ular lainnya mampu membunuh mangsanya dengan melilitkan tubuhnya, meski manghsanya lebih besar dan lebih bertenaga hingga mati karena lemas, setelah buruannya mati barulah Anaconda tersebut menelan seluruh tubuh mangsanya. Anaconda lebih menyukai hewan air seperti ikan, buaya atau ular lainnya. Tetapi kadang pula Anaconda memangsa rusa atau bahkan jaguar. Anaconda termasuk hewan yang lambat bergerak, sehingga dia cenderung bersembunyi dan secara mendadak menyerang mangsanya yang lengah.
- Setiap jenis ular memiliki gigi, tetapi gigi yang dimiliki oleh Anaconda tidak berfungsi untuk menggigit atau mengunyah, tetapi sekedar untuk menahan tubuh mangsanya agar tidak mampu melarikan diri . Dan fungsi gigi pada Anaconda tidak untuk menyimpan bisa. Pada jenis ular tertentu bisa disimpan paa gigi khusus yang disebut Fangs, yang digunakan untuk membunuh mangsanya. Tetapi Anaconda tidak membutuhkan bisa untuk mangsanya, tetapi hanya mengandalkan kekuatan tubuhnya.
Anaconda adalah sejenis ular yang berukuran
raksasa dan tidak berbisa. Meski dalam Biologi diberi nama sama dengan golongan
ular, namun Anaconda sebenarnya tidak segolongan dengan ular.
Sebagai contoh untuk Anaconda Hijau diberi nama Latin Eunectes murinus. Anaconda Hijau adalah ular terbesar di dunia. Anaconda paling menyenangi lingkungan berair, contohnya di sungai-sungai Hutan Amazon. Meskipun mangsa yang diinginkan Anaconda adalah hewan ternak, namun Anaconda juga bisa menewaskan manusia. Meskipun kejadian sangat jarang.
Sebagai contoh untuk Anaconda Hijau diberi nama Latin Eunectes murinus. Anaconda Hijau adalah ular terbesar di dunia. Anaconda paling menyenangi lingkungan berair, contohnya di sungai-sungai Hutan Amazon. Meskipun mangsa yang diinginkan Anaconda adalah hewan ternak, namun Anaconda juga bisa menewaskan manusia. Meskipun kejadian sangat jarang.
Ular anaconda ini memiliki ukuran yang sangat besar bahkan mungkin mudah bagi mereka untuk memangsa sang fotografer,. Namun sepertinya anaconda ini tidak seagresif yang kita pikirkan. Karena tampaknya meskipun besar anaconda ini tidak berminat untuk memangsa manusia seperti di film.
Anaconda yang pernah ditemukan oleh manusia
berukuran panjang 28 kaki ( ± 7 meter ) dan berdiameter 44 inchi. Meskipun saat
penemuan tidak ditimbang berat Anaconda tersebut, namun para ahli berhasil
menaksir beratnya, yaiutu sekitar lebih dari 500 lbs ( ± 2,5 kuintal ).
Sepanjang hidupnya Anaconda menggantungkan hidupnya di sungai untuk berburu.
Anaconda adalah hewan penyendiri (solitary ) dan pemalu, sehingga jarang bisa kita temukan di alam. Mereka termasuk hewan yang pintar bersembunyi dengan baik di rawa , untuk menanti mangsa yang lewat.
Beberapa waktu silam, ada beberapa cerita yang dilaporkan oleh petualang dari Eropa yang melakukan perjalanan di Hutan Amerika Selatan. Mereka mengaku melihat Anaconda Raksasa yang mencapai panjang 100 kaki ( 33 meter ).
Sepanjang hidupnya Anaconda menggantungkan hidupnya di sungai untuk berburu.
Anaconda adalah hewan penyendiri (solitary ) dan pemalu, sehingga jarang bisa kita temukan di alam. Mereka termasuk hewan yang pintar bersembunyi dengan baik di rawa , untuk menanti mangsa yang lewat.
Beberapa waktu silam, ada beberapa cerita yang dilaporkan oleh petualang dari Eropa yang melakukan perjalanan di Hutan Amerika Selatan. Mereka mengaku melihat Anaconda Raksasa yang mencapai panjang 100 kaki ( 33 meter ).
Demikian juga cerita dari penduduk asli
Amerika Selatan, yang kerap melihat Anaconda yang mencapai panjang 50 kaki. Dan
menurut sejarah hingga kini belum pernah ditemukan Anaconda yang panjang dan
berat tubuhnya hampir sama dengan cerita tersebut.
Seorang fotografer Swiss, Franco Banfi, nekat mendatangi daerah Mato Grosso di Brasil, dimana merupakan habitat alami dari Anaconda sebagai area penyelamannya. Ia pun memberanikan diri untuk menyelam di sungai yang keruh demi menemukan seekor Anaconda.
Tanpa pikir panjang, penyelam profesional berusia 53 tahun itu menyelam
dengan hanya berbekal kamera air, hingga akhirnya ia berhasil menemukan seekor
Anaconda raksasa sepanjang 8 meter. Penyelaman itu dilakukannya selama 10 hari.
Mengabaikan keselamatannya, Franco merasa tertantang untuk mengabadikan
momen menegangkan tersebut. Ia pun semakin mendekati Anacaonda raksasa itu set
demi set, mulai dari sang ular berenang hingga berjemur di tepi sungai.
"Segalanya mungkin terjadi. Tetapi, saya tidak berpikir bahwa ia
(Anaconda) akan memakan manusia. Saya sangat dekat dengannya dan bahkan bisa
menyentuhnya jika ingin," Franco menggambarkan betapa tidak ada rasa takut
di dalam dirinya ketika itu, seperti dilansir Daily Mail, (9/11).
Inilah hasil
foto sang photografer profesional dan pemberani.:



Sumber bacaan : http://reginatheyser.blogspot.co.id/