Sumber : Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
·
Ancaman
Perburuan untuk mengambil
gading, daging, dan kulit merupakan salah satu ancaman terbesar bagi
keberlangsungan gajah.[137] Dalam sejarah, beberapa
peradaban membuat ornamen dan karya seni lain dari gading gajah, dan
penggunaannya menyaingi emas.[139] Perdagangan gading menjadi
salah satu penyebab penurunan populasi gajah afrika pada abad ke-20.[26] Hal ini memicu larangan impor
gading yang dimulai olehAmerika Serikat pada
Juni 1989, yang kemudian diikuti oleh negara-negara Amerika Utara, Eropa Barat, dan Jepang.[139] Sementara itu, Kenyamenghancurkan
semua persediaan gadingnya.[140] CITES memberlakukan larangan
perdagangan gading pada Januari 1990.[139] Setelah larangan tersebut
ditetapkan, jumlah pengangguran meningkat di India dan Cina, karena secara
ekonomi industri gading merupakan industri yang penting. Di sisi lain, Jepang
dan Hong Kong, yang juga merupakan bagian dari
industri, mampu beradaptasi dan tidak terkena dampak buruk.[139] Zimbabwe, Botswana, Namibia,
Zambia, dan Malawi ingin melanjutkan perdagangan
gading dan hal tersebut diperbolehkan, tetapi hanya jika gajah tersebut mati
secara alami atau merupakan hasil culling.[140]
Berkat larangan ini,
populasi gajah di Afrika mulai pulih.[139] Pada Januari 2012, ratusan
gajah di Taman Nasional
Bouba Njida, Kamerun, dibunuh oleh penyerang dari Chad.
Peristiwa ini disebut-sebut sebagai "salah satu pembunuhan terkonsentrasi
terburuk" semenjak diberlakukannya larangan perdagangan gading.[140] Sementara itu, gajah asia
tidak terlalu rentan terhadap perdagangan gading karena gajah betina umumnya
tidak memiliki taring. Namun, sejumlah gajah telah dibunuh untuk diambil
gadingnya di beberapa wilayah, seperti di Taman Nasional
Periyar di India.[137]
Ancaman lain terhadap
gajah adalah kehancuran dan fragmentasi habitat.[26] Gajah asia hidup di wilayah
yang sangat padat. Karena mereka membutuhkan lebih banyak wilayah dibanding
hewan darat simpatrik lainnya,
merekalah yang pertama kali merasakan dampak keberadaan manusia. Bahkan dalam
beberapa kasus yang ekstrem, habitat gajah terbatas pada hutan kecil yang
dikelilingi oleh wilayah yang didominasi oleh manusia. Gajah tidak dapat hidup
berdampingan dengan manusia di wilayah pertanian karena besar tubuh dan
kebutuhan makanan mereka. Pada umumnya gajah merusak dan memakan tanaman
petani, sehingga memicu konflik dengan manusia, dan akibatnya ratusan gajah dan
manusia telah mati. Mitigasi konflik merupakan salah satu unsur penting dalam
konservasi.[137] Salah satu usulan yang
diajukan adalah penyediaan ‘koridor urban’ yang memungkinkan gajah mengakses
wilayah penting.[141]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar